Dinas Kesehatan Lima Puluh Kota Perkuat Mutu Pelayanan Maternal dan Neonatal Melalui Pembinaan Lintas Bidang


KAWASANSUMBAR.COM

 Lima Puluh Kota | (sumbar) Dinas Kesehatan Kabupaten Lima Puluh Kota terus memperkuat mutu pelayanan kesehatan ibu dan bayi melalui pembinaan lintas bidang. Pada Kamis (6/8/2026), tim dari Bidang Kesehatan Masyarakat dan Bidang Pelayanan Kesehatan melaksanakan kegiatan konfirmasi kasus kegawatdaruratan maternal dan neonatal sekaligus evaluasi pelayanan persalinan di fasilitas kesehatan.

Kegiatan dipimpin Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Rizki Sabri, SKM., M.Si., didampingi Subko Kesehatan Keluarga dan Gizi, Yulia Eka Fitri, S.Tr.Keb., bersama tim Kesga Gizi, serta Subko Pelayanan Kesehatan Primer, Dian Andriani, SKM. Pembinaan tersebut merupakan bagian dari upaya memastikan pelayanan kesehatan ibu dan bayi berjalan sesuai standar serta mendukung peningkatan mutu pelayanan di tingkat puskesmas.

Dalam pembinaan tersebut, tim menekankan pentingnya pelaksanaan kunjungan ibu nifas dan kunjungan neonatus sesuai indikator program. Kunjungan tersebut menjadi bagian penting dalam pemantauan kondisi kesehatan ibu dan bayi setelah persalinan, sehingga setiap faktor risiko dapat dideteksi dan ditangani sedini mungkin.

Selain melakukan konfirmasi kasus, tim juga mendorong Puskesmas Koto Baru untuk segera menyiapkan ruang persalinan di puskesmas. Peninjauan terhadap kondisi ruangan turut dilakukan guna memastikan kesiapan sarana yang akan dimanfaatkan sebagai ruang bersalin sehingga pelayanan persalinan dapat tersedia dan memenuhi kebutuhan masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lima Puluh Kota, dr. Budi Andri, MKM, menegaskan bahwa pembinaan lintas bidang merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan bayi secara menyeluruh.

"Pelayanan maternal dan neonatal merupakan salah satu prioritas dalam pembangunan kesehatan. Karena itu, kami terus memperkuat pembinaan, evaluasi, dan pendampingan kepada seluruh fasilitas pelayanan kesehatan agar mampu memberikan layanan yang aman, bermutu, dan sesuai standar. Kami juga mendorong setiap puskesmas untuk melengkapi sarana, meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan, serta memperkuat sistem rujukan sehingga setiap ibu dan bayi mendapatkan pelayanan terbaik," ujar dr. Budi Andri.

Ia menambahkan, upaya peningkatan kualitas pelayanan tidak hanya berfokus pada penanganan kasus, tetapi juga pada langkah-langkah pencegahan melalui deteksi dini faktor risiko, pemantauan ibu nifas dan bayi baru lahir, serta penguatan koordinasi lintas program dan lintas bidang.

Melalui kegiatan pembinaan ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Lima Puluh Kota menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan maternal dan neonatal melalui penguatan koordinasi, pembinaan berkelanjutan, serta pemenuhan sarana pelayanan kesehatan yang memadai demi memberikan pelayanan yang aman, berkualitas, dan berkesinambungan bagi masyarakat. 

#Dendi

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar

Selamat datang di Website www.kawasansumbar.com, Terima kasih telah berkunjung.. tertanda, Pimred: Adrianto