Bimtek DPRD Kabupaten Enrekang di Bali Menghadirkan Motivator Politik



Untuk penguatan peran dan fungsi parlemen, anggota DPRD wajib melaksanakan  bimbingan teknis (Bimtek) sesuai dengan keahlian yang  dibutuhkan di parlemen. Hal ini menjadi penting, karena sebagai anggota parlemen, ─Ćisamping memiliki fungsi utama pengawasan politik, juga memiliki fungsi teknis dibidang legislasi dan penganggaran.

Sebagaimana Bimtek yang dilakukan oleh anggota DPRD Kabupaten Enrekang di Bali (16-18/12), bertema "Penguatan Peran dan Fungsi DPRD dalam Mewujudkan Pembangunan Berkelanjutan di Kabupaten Enrekang". Menurut Bapak Yudistira Adyana, SE., M.Si Ketua LPPM Universitas Ngurah Rai Bali sebagai penyelenggara, Bimtek kali ini memiliki bumbu menyedap dengan menghadirkan Akademisi dan Motivator Politik Indonesia bapak Ruslan Ismail Mage untuk menginspirasi dan memotivasi para amggota DPRD dalam menguatkan peran dan fungsinya di parlemen, dan bagaimana strategi menyerap aspirasi masyarakat melalui reses. Sebagai motivator politik tangguh, kanda Ruslan Ismail Mage telah berhasil dengan sempurna menjalankan tugasnya sebagai narasumber.


Pendapat yang sama disampaian oleh Ketua DPRD Kabupaten Enrekang bapak Muhammad Isdris Sadik, S.Sos., M.Si. Menurutnya menghadirkan bapak Ruslan Ismail Mage sebagai motivator politik sungguh sangat tepat. Disampaing secara akademisi menjelaskan bagaimana menguatkan peran dan fungsi DPRD sebagai penyelenggara pemerintahan daerah, juga sebagai motivator politik lihai membakar semangat kami melaksanakan reses untuk merebut hati dan menjarin aspirasi rakyat dalam melahirkan pokok-pokok pikiran untuk dibahas dengan pemerintah daerah menjadi program pembangunan di Kabupaten Enrekang.

Pendapat Ketua DPRD ini diiyakan oleh anggota DPRD dari lainnya bapak Abdul Wahid Arsyad yang sangat mendukung kehadiran seorang motivator politik menjadi narasumber Bimtek. Apa yang disampaikan pak Ruslan Ismail itulah yang pada dasarnya kami butuhkan. Karena disamping menjelaskan bagaimana menjalankan fungsi kedewanan, juga sebagai pakar investasi politik, disisipi dengan konsep bagaimana memberantas kapitalisasi politik yang menjalar ke daerah disetiap musim pemilu. Money politic inilah sebenarnya menjadi momok politisi di daerah-daerah. Jadi nampaknya sebagai akademisi dan motivator politik, pak Ruslan Ismail Mage ini perlu dibawah ke Kabupaten Enrekang untuk mencerahkan pemilih tidak larut dalam cengkraman money politic. Ya hitung-hitung pak Ruslan sekalian pulang kampung ke Soppeng, jelas anggota DPRD dari Partai Golkar ini menutup pembicaraannya. Selamat kepada anggota DPRD Kabupaten Enrekang, semoga amanah terus dalam menjalankan fungsinya.
Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar

Selamat datang di Website www.kawasansumbar.com, Terima kasih telah berkunjung.. tertanda, Pimred: Adrianto