SeeKor Lumba - Lumba Ditemukan Mati di Pantai Maligi Pasbar.


Pasaman Barat,(Pasbar) KS Diduga karena terbawa arus dan tidak bisa kembali kelaut membuat seekor lumba-lumba terdampar dan mati di Pantai Maligi, Kecamatan Sasak Ranah Pasisia, Minggu (15/3) malam sekitar pukul 20.00 WIB.

Bangkai lumba-lumba itu ditemukan oleh para relawan Pandah ArtGreen yang sedang melakukan monitoring zonasi bertelur penyu di pinggir pantai sekitar 400 Meter dari Basecamp komunitas ini.

Relawan Pandah ArtGreen, Surya ketika dihubungi Media , Senin (16/3) pagi menyebutkan kondisi tersebut cukup jarang terjadi karena lumba-lumba biasanya hidup di laut lepas.

"Ini sangat jarang terjadi. Kemungkinan besar karena faktor cuaca yang tak menentu menjadi penyebab terdamparnya si lumba-lumba," katanya

Surya menduga kondisi iklim yang tidak menentu, kadang hujan dan panas terik membuat lumba-lumba itu terdampar hingga ke laut dangkal.

Kondisi itu, kata Surya membuat lumba-lumba itu keluar dari habitatnya sehingga akhirnya terdampar ke laut dangkal.

"Ini adalah kasus pertama di tahun 2020, dan memang lokasi Laut di Maligi adalah spot biasa lumba lumba berenang bebas dan mencari makan," jelasnya.

Surya melanjutkan, setelah ditemukannya bangkai lumba-lumba ini, ia melaporkan kejadian tersebut kepada BPSPL Padang dan diarahkan untuk identifkasi dasar yaitu pengukuran dan taging.

"Hasil Identifikasi Lumba-lumba sesuai arahan BPSPL diperoleh data dengan Panjang kurang lebih 110 centimeter, diameter 60 centimeter, berat 30 kilogram dengan koordinat penemuan: 0.049891,99.641124 dan dikuburkan pada koordinat 0.048474,99.643820," pungkas Surya.

(*yuda)
Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar

Selamat datang di Website www.kawasansumbar.com, Terima kasih telah berkunjung.. tertanda, Pimred: Adrianto