PASBAR,
KS Kepedulian terhadap warga yang dilakukan oleh Pesonil Koramil 03/ Talu KODIM 0305/ PASAMAM berserta PERSIT ranting 4 Koramil 03/Talu membagikan Masker dan Minuman Jahe kepada Masyarakat pengendara Kendaraan di Bundaran simpang Ampek, Kab.Pasaman Barat , Kecamatan PASAMAN, Senin (13/4/2020) sekira pukul 10.50WIB tentang bahaya Corona atau yang lebih dikenal dengan Covid-19 dan kegiatan bagi-bagi masker sebanyak mungkin dan pembagian jamu herbal yang terbuat dari bahan empon-empon, ini didukung oleh ibuk2 Persit, dan pesonil Koramil 03/ Talu Ranting 04 Talu.
Pembagian masker tiap orang dibagi2 kan 1,buah terhadap warga.
serta sudah membagikan masker dan 1 jamu herbal yang dibuat oleh ibuk PERSIT .
Menurut keterangan dari ibuk2 Persit, jamu ini adalah herbal, yang kita bikin sendiri, dengan ramuan berupa jenis jahe, sere, dan jeruk nipis, ditambah lagi gula pasir dengan ukuran sesuai pembuatan, dengan pengolahannya antara lain, bahan tersebut dijadikan satu dan dimasukkan kedalam alat penghancur atau diolah dengan secara manual, setelah bahan tersebut sudah lembut, kita taruh didalam panci sesuai keinginan, lalu diberi air secukupnya dan direbus sampai mendidih, setelah mendidih, ramuan tersebut didiamkan selama 20 menit, lalu direbus kembali sampai mendidih dan setelah mendidih, air tersebut disaring, lalu dituang kedalam masing-masing botol berukuran 250cc, setelah itu sesat dingin muali bisa dibagikan kepada warga sekitar, yaitu warga Simpang Ampek khusus Bundaran simpang Ampek,” kata ibuk2 Persik 04 Koramil Talu, Kecamatan Pasaman/ Kec.Talu.
Kegiatan ini berjalan dengan lancar, dan kondusif, sedangkan pihak dari warga juga menyambut dengan antusias dan setuju dengan apa yang dilakukan oleh pihak Pesonil KORAMIL dan ibuk2 Persit dalam mengantisipasi adanya penyebaran Virus Corona atau juga disebut Covid-19.
Beberapa warga juga memberikan tanggapan positif terhadap kegiatan ini, dengan mewawancarai seorang ibu-ibu warga sekitar Simpang Ampek, ibu Anita dan ibu Susi yang juga mencoba minum jamu herbal tersebut,” rasa jamu buatan ibu2 Persit , untuk rasanya itu jahenya sangat tajam, dan ada rasa sere nya, gulanya juga gak seberapa manis, jadi rasanya di tenggorokan lebih hangat dan lebih segar, kami dari ibu2 persit atau pun dari Ranting 04 Koramil/ Talu. KODIM 0305/ Pasaman. menyarankan diteruskan dalam pembuatannya, supaya bisa mengantisipasi ataupun mencegah bahaya Corona (Covid-19) yang sedang melanda negara kita ini, ” kata ibuk2 Persit melalui Awak Media.
**Mislan**
Baca Juga
0 Komentar