Cara Istri Bupati PASBAR Maknai Hari Kartini di Tengah Wabah


Kawasa Sumbar.com - Pasaman Barat Momen peringatan hari Kartini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Tahun ini, dibarengi dengan wabah Covid-19 Biasanya, sejumlah kegiatan digelar oleh lembaga pemerintahan dan swasta untuk memeriahkan Hari Kartini. Namun lantaran dua bulan terkahir Indonesia pandemi wabah Corona,

maka acara menyambut hari Kartini dilaksanakan di rumah saja.Sebab, sesuai imbauan pemerintah, aktivitas di luar rumah dibatasi. Bahkan, belajar dan beribadah sementara ini juga diimau untuk dilakukan di rumah guna memutus mata rantai wabah mematikan tersebut

Karena itu momen peringatan Hari Kartini 2020 dimaknai berbeda oleh Sifrowati. Di tengah wabah Corona, istri Bupati PASBAR itu saban hari turun ke Kecamatan, KENAGARI dan Kejorong  di daerah Kabupaten PASBAR, Covid-19, wanita berumur (51)tahun ini benar-benar sangat diuji. 

sebagai Ketua PKK PASBAR, dia harus ikut turun membantu Suami nya selaku Bupati PASBAR  di semua lini dan bidang kehidupan.Apalagi, saban hari jumlah orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19 di PASBAR  Sebagai Ketua TP PKK   Kabupaten PASBAR, dia ikut membantu Yulianto turun ke lapangan.Bersama ,


tak sedikit pula masker yang dibagikan ke masyarakat  .Menurut Sifrowati, momentum Hari Kartini tahun ini menguji peran dan gagasan kaum perempuan dalam membantu bangsa di tengah wabah Covid-19. Setiap perempuan diharapkan memiliki peran dan kontribusi masing-masing di tengah ujian wabah Corona yang menghantui Indonesia."Yang harus dimiliki para Kartini di zaman ini, yaitu adab dan sopan santun. Kemudian keteladanan karena wanita itu pendidik bagi anak-anaknya disamping sebagai orang tua dan istri. Kartini di zaman ini harus pintar, inovatif dan solutif, sehingga apapun masalah, kita bisa mencari solusinya dengan bijak," kata Sifrowati, Selasa (21/4).

Selain itu, Sifrowati juga mengajak para Kartini saat ini untuk lebih peka terhadap lingkungan sosial masyarakat disekitarnya, saling membantu satu sama lain.Apalagi, kata dia, di tengah pandemi seperti saat ini, perempuan juga berperan sebagai teman sekaligus guru bagi anak-anak selama di rumah."Kalau masa darurat seperti saat ini, peran perempuan yang bijak sangatlah penting. Baik mengelola ekonomi agar bisa memenuhi kebutuhan rumah tangga, maupun guru yang baik bagi anak dan suami agar melarang mereka beraktifitas di luar rumah jika tidak penting," kata Sifrowati

*Mislan Rajo Alam**
Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar

Selamat datang di Website www.kawasansumbar.com, Terima kasih telah berkunjung.. tertanda, Pimred: Adrianto