Pemko Medan Menyiapkan Sejumlah Tempat yang Akan Dijadikan Sebagai Lokasi Isolasi


 Medan, Kawasansumbar.com Guna mengantisipasi terjadinya lonjakan pasien Covid-19, Pemko Medan menyiapkan sejumlah tempat yang akan dijadikan sebagai lokasi isolasi. Untuk itu lah, Wali Kota Medan Bobby Nasution meninjau Hotel Soechi International di Jalan Cirebon Medan, Rabu (14/7). 

Peninjauan ini dilakukan guna melihat kondisi dan kelayakan bangunan milik Pemko Medan tersebut sehingga dapat digunakan sebagai tempat alternatif isolasi pasien Covid-19.

 Didampingi Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman, Bobby Nasution mengelilingi bangunan berlantai 12 dengan kapasitas 247 kamar tersebut. Tiba di lokasi, Bobby Nasution langsung menuju lantai atas untuk melihat kondisi kamar yang masih dilengkapi dengan kasur dan perabotan lainnya.  

Tidak itu saja, Bobby Nasution selanjutnya menuju ke ruangan bawah yang dulunya digunakan sebagai restoran. Bobby Nasution benar-benar ingin memastikan bahwa gedung tersebut layak untuk digunakan.


Usai peninjauan, Bobby Nasution mengatakan kemungkinan Hotel Soechi akan dipilih sebagai lokasi isolasi. Melihat fasilitas kamar yang masih lengkap, kata Bobby Nasution, kemungkinan Hotel Soechi akan dijadikan tempat isolasi. Soal teknisnya, nanti akan dilihat seperti apa ke depan. Tapi yang pasti, imbuhnya

Setelah disepakati untuk menjadikan Hotel Soechi yang merupakan aset milik Pemko Medan ini sebagai lokasi isolasi.  Selain itu, ungkap Bobby Nasution, Pemko Medan juga sudah menyiapkan Gedung P4TK sebagai tempat isolasi yang selama ini sudah berjalan. Meski demikian, nantinya akan dicarikan lagi tempat-tempat lain yang memungkinkan untuk dijadikan dan digunakan sebagai tempat isolasi. 

Beberapa hotel lain, ungkapnya, juga mengaku siap untuk dijadikan sebagai tempat isolasi maupun rumah sakit darurat.

Diakui Bobby Nasution, beberapa hari belakangan, angka kasus Covid-19 di Kota Medan mengalami peningkatan. Oleh karenanya, penambahan tempat menjadi salah satu upaya dalam memperkuat penerapan 3T (testing, tracing dan treatment), terutama untuk treatment (perawatan). 

 Orang nomor satu di Pemko Medan tersebut mengungkapkan, akan terus mendorong penambahan tempat tidur bagi pasien Covid-19 di sejumlah rumah sakit di Kota Medan. Terbukti, hari ini, RSUD Dr Pirngadi telah memiliki 200 tempat tidur untuk pasien Covid-19, dari sebelumnya hanya 70 tempat tidur saja. 

Selain itu dari dua rumah sakit yang dikunjungi yakni RS Hermina dan RS Royal Prima, jelas Bobby Nasution, juga sudah menunjukkan angka di atas 30 %. Di RS Hermina jumlah tempat tidur pasien Covid-19 sudah 48 % dari total keseluruhan bed, sedangkan RS Royal Prima sudah 52 %.

 Mudah-mudahan ini terus bertambah, begitu juga dengan rumah sakit lain. Kalau bisa, harapnya, jangan sampai di bawah 30 %, karena itu persentase minimalnya.

#Ria/hms

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar

Selamat datang di Website www.kawasansumbar.com, Terima kasih telah berkunjung.. tertanda, Pimred: Adrianto