Wakil Ketua komisi I DPRD Pasaman Barat Ali Nasi. SH Silaturahmi ke Ponpes Al-Fatah Tahfizul Qur'an Almuslim

 


Pasaman Barat, KawasanSumbar.Com --  Wakil Ketua komisi I DPRD Ali Nasir. SH besilahturahmi ke pondok pesantren Al-Fatah Tahfizul Qur'an Almuslim, Simpang tigo Luhak Nan duo Selasa (8/2/2022). Silahturahmi ini merupakan yang pertama kali.

Dalam silahturahmi, selain dihadiri para tokoh Pasaman Barat dan tokoh Masyarakat beserta jajaranny, pengurus pesantren, santri, tokoh agama

Ali Nasir. SH menjelaskan tujuan adalah untuk menjalin tali silaturahmi kepada masyarakat terutama tokoh-tokoh agama atau ulama. Selain itu juga untuk berdiskusi dan mendengarkan pendapat-pendapat dan masukan antara DPRD dan jajarannya dengan para ulama.

Wakil Ketua komisi I DPRD berharap ada kebersamaan, antara DPRD atau Umaroh dengan para Ulama dalam mengisi jalannya arah DPRD, sehingga akan tercipta masyarkat yang makmur, adil, sejahtera, beriman dan bertaqwa.

"Kalau ulama dan umaroh bisa bersatu Insya Allah masyarakat bisa sejahtera, adil dan makmur. Makmur dalam keadilan dan adil dalam kemakmuran. Selain itu akan adanya peningkatan keimanan dan ketaqwaan masyarkat" ujarnya.

Selepas sambutan singkat itu, Wakil Ketua komisi I DPRD bersama santri dan para masyarkat sekitar Makan bersama dan menjalankan shalat berjamaah. Kemudian dilanjutkan diskusi singkat sebelum shalat Ba'da, Zuhur, dan membahas perkembangan generasi muda dan tingkat membaca al-quran yang cukup rendah.

Dalam paparan dijelaskan bahwa tidak sampai 50% umat islam yang bisa membaca Al-quran dengan baik, sehingga ini berpengaruh pada ketaqwaan dan keimanan serta berdampak pada moral generasi muda yang merosot, termasuk di Kabupaten Pasaman Barat

Wakil Ketua komisi I DPRD juga mengamini hal tersebut, ia ceritakan disaat beliau bersekolah dahulu hampir rata-rata siswa mengantongi Al-qur'an kecil dikantongnya, namun sekarang berbanding terbalik, sudah jarang dijumpai hal tersebut.

Menurutnya faktor bimbingan dari orang tua yang sibuk juga mempengaruhi hal tersebut. Kesibukan orang tua membuat kurangnya perhatian sehingga anak jauh dari agama dan lebih dekat kepada penyimpangan-penyimpangan.


Terutama kalangan menengah keatas, yang orang tuanya sibuk. Anaknya kurang mendapatkan perhatian sehingga kurangnya bimbingan dan pengawasan yang menyebabkan mereka lebih dekat kepada penyimpangan-penyimpangan." ujarnya.

Dalam kesempatan itu beliau juga mengingatkan para tokoh masyarakat dan Agama yang hadir untuk terus menjaga anak-anak dan generasi muda di Pasaman Barat agar tidak terjadi penyimpangan yang lebih tinggi terutama mengarah kepada bahaya narkoba.

Untuk itu Wakil Ketua komisi I DPRD juga mengapresiasi dan berterimakasih kepada pesantren-pesantren yang senantiasa memberikan ilmu-ilmu agamanya kepada masyarkat luas terutama generasi muda, sehingga terciptanya generasi muda yang berakhlak lebih baik.

Ali Nasir. SH pun  berjanji DPRD akan senantiasa siap membantu dan terus memberikan perhatian kepada pesantren-pesantren yang ada di Pasaman Barat, Untuk lebih terciptanya masyarakat yang beriman dan bertaqwa tutup nya. 


#Rajo alam

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar

Selamat datang di Website www.kawasansumbar.com, Terima kasih telah berkunjung.. tertanda, Pimred: Adrianto