IPWL Yayasan Karunia Insani Resmi Dibuka Oleh Kepala BNNP Sumbar Brigjend Pol Drs Khasril Arifin

                                                                         

Padang, Kawasansumbar. com - Launching Rehabilitasi Sosial Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) Yayasan Karunia Insani Cabang Sumbar, Secara resmi dibuka langsung oleh Kepala BNN (Badan Narkotika Nasional) Sumbar Brigjend Pol Drs Khasril Arifin, bertempat di Jalan Gang Sehati Lubuk Begalung Padang, pada Kamis (9/6/2022). Yang dihadiri juga oleh Kepala Dinas Sosial Provinsi Sumbar, Kepala Dinas Sosial Kota Padang, Korem, Polda, Polresta serta semua undangan lainnya. 

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumatera Barat Brigjend Pol Drs Khasril Arifin, saat memberikan kata sambutannya mengatakan terdapat 65 ribu jiwa pengguna narkotika dan obat-obatan terlarang, dari 5 juta jiwa lebih penduduk yang ada di Sumbar ini. Hal itu harus menjadi perhatian kita semua, semua lini dan banyak pihak.Jelas Khasril Arifin

Dikatakan Khasril Arifin " Kita dari BNN tugasnya memberikan pembinaan pada lembaga Rehabilitasi agar dapat menyelenggarakan layanan yang berkualitas bagi pecandu atau korban penyalahgunaan narkotika. Saya berharap dengan telah dibuka secara resminya IPWL Karunia Insani Cabang Sumbar ini,   dapat bersinergi memberikan penguatan terhadap lembaga Rehabilitasi nantinya.  

Jika ada masyarakat yang tertangkap dengan kasus Narkotika, ia terbukti hanya memakai dan ada barang bukti, maka proses rehabilitasi akan dilakukan. jika terbukti sebagai pengedar, maka tidak ada proses rehab dan prosesnya langsung ke pengadilan. Karena tindak pidana narkoba berbeda dengan tindak pidana umum. Kalau sudah begitu berarti harus di assesment dan dilihat tingkat assesment nya, apakah berat, sedang atau ringan. Kalau ringan bisa rawat jalan, tapi kalau sedang dan berat ada tempat khusus rehabilitasinya. 

Jadi hambatannya bagi pecandu yaitu masalah biaya. Narkoba ini tidak main-main dan masuk level darurat. Untuk itu diminta kepada seluruh pihak untuk berkolaborasi membantu proses rehabilitasi dengan usaha yang maksimal," Ungkap Brigjend Pol Drs Khasril Arifin 

Bagi masyarakat Sumatera Barat yang menjadi korban Pemakaian Narkotika, karena sampai saat ini kita belum memiliki panti jompo sendiri, tetapi kita sedang berusaha untuk memilikinya, untuk itu  kita sangat berterima kasih adanya IPWL Yayasan Karunia Insani ini, karna sangat membantu pemerintah dalam menangani masyarakat korban dari penyalahgunaan Narkotika dan kita akan membantu nantinya bersama- sama menanggulangi penyakit masyarakat ini. Jelas Kepala Dinas Sosial Arry yuswandi 

Sedangkan Ketua IPWL Sumbar Rillah Fitrah pada kesempatan itu mengatakan, bahwa awal mendirikan IPWL Yayasan Karunia Insani ini di Kabupaten Solok, dan sudah berjalan selama dua tahun, namun karena jalan di tempat dan terkendala susah mencari dokter, psikolog, sarana dan prasarana yang kurang memadai, akhirnya kita ambil keputusan pindah ke Padang. 

Sekarang ini sudah empat bulan di padang, Alhamdulillah bisa 15 orang kita rehab sebelumnya waktu masih di solok hanya 8 orang saja. Karena untuk kapasitas tampungan kita di padang ini sekitar 30 orang lebih. Harapan saya, semoga IPWL Yayasan Karunia Insani ini dapat memberikan yang terbaik buat diri pecandu, menjadi manusia lebih baik lagi Dan Kota Padang jauh lebih baik lagi. Semoga apa yang kita lakukan ini menjadi ladang amal bagi yayasan dalam mengemban tugas mulia. ucap Rillah. 

#Fitri
Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar

Selamat datang di Website www.kawasansumbar.com, Terima kasih telah berkunjung.. tertanda, Pimred: Adrianto