PT.Laras Internusa adakan Sosialisasi dan Konsultasi Publik penilaian Area Nilai Konservasi Tinggi (NKT) Diareal Perkebunan Kelapa Sawit


KAWASANSUMBAR.COM

 Pasaman Barat | (sumbar) PT.Laras Internusa melaksanakan Sosialisasi Lingkungan  bersama Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat melalui Dinas Lingkungan Hidup Pasaman Barat  Terkait Nilai Konservasi Tinggi (NKT) 

Manajemen PT.Laras Internusa memaparkan laporan panitia terkait pelaksanaan Sosialisasi di depan Bupati Pasaman Barat yang di Wakili Kadis Lingkungan Hidup 

H. Edison Zelmi, S.STP, MM. Dalam paparannya, Kepala Dinas Lingkungan Hidup mengatakan  ini dirancang untuk mengisi kesenjangan pemahaman tentang NKT di kalangan pengelola kebun dan para pihak terkait sesuai dengan panduan NKT Indonesia sehingga pengelola dan para pihak terkait mampu mengimplementasikan di kebun dan lokasi masing-masing.

Sosialisasi ini dibuka langsung oleh Kadis Lingkungan Hidup H. Edison Zelmi.S.STP, MM

Kadis Lingkungan Hidup  mengatakan dengan Sosialisasi ini diharapkan terwujudnya ekowisata Tahura Lae Kombih Kabupaten Pasaman Barat sesuai dengan program prioritas dan RPJMD Kabupaten Pasaman Barat 

Sosialisasi NKT ini dilaksanakan oleh PT.Laras Internusa , melibatkan yaitu : Dinas Lingkungan Hidup Pasaman Barat,, Perkebunan Pasaman Barat ,  FORKOPIMCA Kinali dan tokoh masyarakat 

Yang menjadi narasumber pada Sosialisasi ini adalah : Kadis Lingkungan Hidup Pasaman Barat H. Edison Zelmi, S.STP, MM,

Dinas Lingkungan Hidup Pasaman Barat  mengajak perusahaan perkebunan untuk bersama-sama menjaga area dengan nilai konservasi tinggi ( NKT) guna mewujudkan perkebunan berkelanjutan sekaligus mempertahankan kelestarian lingkungan.

“Pembangunan perkebunan di Provinsi Sumatra barat di khusus nya di Kabupaten Pasaman Barat dituntut memenuhi prinsip-prinsip berkelanjutan guna menjalankan peran strategis dalam pembangunan ekonomi, ekologi, dan sosial budaya masyarakat," ujar Kepala Lingkungan Hidup H. Edison Zelmi, S.STP, MM di Kantor Camat Kinali, Rabu 10 Mei 2023

Ia menjelaskan bahwa permintaan ini tidak hanya datang dari luar negeri, tetapi karena kesadaran dan komitmen Pemda Kabupaten Pasaman Barat dalam melaksanakan pembangunan dengan menerapkan prinsip berkelanjutan.

Hal ini, katanya, harus dilakukan karena pertimbangan bahwa ke depan perkebunan diharapkan menjadi sektor ekonomi unggulan, yakni menggantikan sektor penggalian dan batu bara yang saat ini masih menjadi andalan Pasaman Barat. Padahal, sektor ini merupakan sumber daya alam yang tidak terbarukan.

Hal ini ia katakan saat menjadi narasumber dalam Pertemuan Teknis Perlindungan Lahan dan Air di Area Perkebunan Pasaman Barat, di Kecamatan Kinali, peserta perusahaan PT.Laras Internusa dan dinas Lingkungan Hidup Pasaman Barat setempat yang menangani lingkungan 

NKT, katanya, merupakan area yang memiliki nilai konservasi yang perlu dijaga, baik satwa liar, daerah perlindungan resapan, maupun situs arkeologi (kebudayaan), sehingga nilai-nilai tersebut diperhitungkan sebagai nilai yang penting secara lokal, regional, maupun global.

"Nilai konservasi tinggi terdiri atas kawasan yang mempunyai tingkat keanekaragaman hayati penting, kawasan alam yang penting bagi dinamika, mempunyai ekosistem langka namun keberadaannya terancam punah, sehingga perlu dilestarikan bersama," tutupnya

#Rajo alam

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar

Selamat datang di Website www.kawasansumbar.com, Terima kasih telah berkunjung.. tertanda, Pimred: Adrianto