PASAMAN BARAT | Di bawah kepemimpinan Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.I.K., Polres Pasaman Barat terus mendorong perubahan paradigma pelayanan kepolisian, khususnya di bidang lalu lintas. Salah satu langkah konkret yang kini dijalankan adalah peluncuran program “Polantas Menyapa”, sebuah inovasi humanis yang menempatkan polisi lalu lintas lebih dekat dengan masyarakat.
AKBP Agung Tribawanto, S.I.K. menegaskan bahwa kehadiran Polantas tidak boleh semata-mata identik dengan penindakan dan sanksi. Menurut Kapolres, polisi lalu lintas harus mampu hadir sebagai sahabat masyarakat, menyapa dengan ramah, mendengarkan keluhan, serta memberikan edukasi keselamatan berlalu lintas secara persuasif.
Arahan Kapolres tersebut ditindaklanjuti langsung oleh Kasatlantas Polres Pasaman Barat dengan menerjemahkannya ke dalam program “Polantas Menyapa”. Dalam kegiatan ini, personel Satlantas turun langsung ke tengah masyarakat, berdialog santai di ruang publik, serta menyampaikan pesan-pesan tertib berlalu lintas tanpa jarak dan sekat.
Kasatlantas Polres Pasbar menjelaskan bahwa program ini merupakan implementasi nyata dari visi Kapolres AKBP Agung Tribawanto, S.I.K. dalam membangun lalu lintas yang berkeselamatan berbasis pendekatan humanis. Dengan komunikasi yang baik, diharapkan kesadaran masyarakat tumbuh dari pemahaman, bukan karena rasa takut terhadap sanksi.
Melalui “Polantas Menyapa”, Satlantas juga membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi terkait kondisi lalu lintas. Mulai dari titik rawan kecelakaan, perilaku pengguna jalan, hingga persoalan infrastruktur menjadi bahan masukan penting bagi kepolisian untuk perbaikan ke depan.
Kapolres Pasaman Barat menilai, pendekatan seperti ini sejalan dengan semangat transformasi Polri yang Presisi. Polantas diharapkan menjadi wajah terdepan Polri yang mencerminkan profesionalisme, empati, dan tanggung jawab dalam melayani masyarakat.
Selain berdampak eksternal, program ini juga menjadi sarana evaluasi internal bagi anggota Polantas. Personel diingatkan untuk selalu menjaga etika, tutur kata, dan sikap saat berinteraksi dengan masyarakat, sehingga kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian semakin meningkat.
Respons masyarakat terhadap kehadiran Polantas yang menyapa secara langsung pun dinilai positif. Warga merasa lebih nyaman berinteraksi dengan polisi dan tidak ragu menyampaikan permasalahan yang selama ini mereka hadapi di jalan raya.
Kasatlantas Polres Pasbar menegaskan bahwa kegiatan ini akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari komitmen Polres Pasaman Barat di bawah kepemimpinan AKBP Agung Tribawanto, S.I.K. untuk menciptakan lalu lintas yang aman, tertib, dan berkeselamatan.
Dengan semangat humanis yang terus digaungkan Kapolres Pasaman Barat, program “Polantas Menyapa” diharapkan menjadi jembatan kuat antara polisi dan masyarakat, sekaligus fondasi dalam membangun budaya tertib berlalu lintas di Kabupaten Pasaman Barat.
Catatan Redaksi:
Polisi hadir untuk masyarakat sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan yang bekerja menjaga keamanan, menegakkan hukum dengan adil, serta membangun rasa aman melalui pendekatan humanis, profesional, dan bertanggung jawab. Tujuannya adalah terciptanya kepercayaan, ketertiban, dan kehidupan sosial yang harmonis di tengah masyarakat.
TIM


0 Komentar