KAWASANSUMBAR.COM
PADANG PANJANG | (sumbar) Kecelakaan lalu lintas beruntun yang menewaskan lima orang di Pendakian Panyalaian, Jalan Lintas Bukittinggi-Padang Panjang, Senin pagi (26/1/2026), diduga kuat dipicu oleh truk losbak bermuatan pupuk yang mengalami rem blong.
Berdasarkan rekaman CCTV yang beredar di media sosial, terlihat sebuah truk losbak panjang berwarna kuning-biru melaju dari arah Bukittinggi menuju Padang Panjang sekitar pukul 08.46 WIB. Truk tersebut tampak melintas di jalur turunan sebelum akhirnya diduga kehilangan kendali.
Kasat Lantas Polres Padang Panjang, Iptu Finot, membenarkan bahwa kendaraan tersebut merupakan truk losbak dengan nomor polisi BK 9634 XA yang membawa muatan pupuk.
“Kendaraan awal yang diduga menjadi pemicu kecelakaan adalah truk losbak bermuatan pupuk dengan nomor polisi BK 9634 XA. Dugaan sementara, kendaraan mengalami kegagalan fungsi pengereman saat melintasi turunan Panyalaian,” ujar Iptu Finot kepada wartawan.
Menurut keterangan kepolisian, truk tersebut melaju di jalur menurun yang dikenal memiliki kontur tajam dan panjang. Saat diduga mengalami rem blong, truk menghantam sejumlah kendaraan di depannya hingga memicu tabrakan beruntun. Benturan keras menyebabkan beberapa kendaraan rusak berat dan truk akhirnya terguling di pinggir jalan dekat Pesantren Nurul Ikhlas.
Suasana di lokasi kejadian sempat panik dan ramai, dengan warga setempat berupaya memberikan pertolongan awal sebelum petugas datang. Aparat kepolisian, ambulans, serta kendaraan operasional langsung dikerahkan untuk proses evakuasi korban dan pengamanan lokasi.
Hingga siang hari, data sementara mencatat 8 orang menjadi korban, dengan rincian;
5 orang meninggal dunia
3 orang mengalami luka-luka
Korban luka telah dilarikan ke RSUD Padang Panjang dan RS Yarsi Padang Panjang, sementara korban meninggal dunia telah dievakuasi untuk proses identifikasi lebih lanjut.
Akibat kejadian tersebut, arus lalu lintas di jalur Padang Panjang-Bukittinggi sempat mengalami kemacetan panjang. Polisi melakukan pengaturan lalu lintas secara bergantian sembari menunggu proses evakuasi truk menggunakan alat berat.
Penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan lebih lanjut, termasuk pemeriksaan kondisi kendaraan, muatan, serta kelengkapan administrasi truk.
Pihak kepolisian kembali mengingatkan para pengemudi, khususnya kendaraan berat dan bermuatan, untuk memastikan kondisi rem dan kelayakan kendaraan sebelum melintasi jalur Panyalaian yang kerap disebut sebagai titik rawan kecelakaan.
#RMS


0 Komentar