Padang Pariaman, Kawasansumbar.com – Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Sumatera Barat melalui Tim Pelaksana Pengadaan Tanah melaksanakan kegiatan Pemberian Ganti Kerugian Pengadaan Tanah dalam rangka pembangunan Akses Jalan Tol Lubuk Alung–Simpang Tarok City pada Ruas Tol Pekanbaru–Bangkinang–Payakumbuh–Bukittinggi–Padang Seksi Kapalo Hilalang–Padang, Kamis (18/06/2026). Kegiatan ini berlangsung di Gedung Serbaguna KPNG Lubuk Alung, Kecamatan Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Tim Pelaksana Pengadaan Tanah Kanwil BPN Provinsi Sumatera Barat, perwakilan Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN), Bank Rakyat Indonesia (BRI) selaku bank penyalur dana ganti kerugian, para pemilik dan penggarap tanah yang berhak menerima ganti kerugian, serta didampingi oleh Jaksa Pengacara Negara dari Kejaksaan Tinggi Provinsi Sumatera Barat. Kehadiran seluruh pihak merupakan bentuk sinergi dalam memastikan proses pemberian ganti kerugian berjalan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Pemberian ganti kerugian merupakan salah satu tahapan penting dalam proses pengadaan tanah untuk pembangunan bagi kepentingan umum. Pelaksanaannya dilakukan secara langsung kepada pihak yang berhak sebagai wujud penghormatan terhadap hak-hak masyarakat yang tanahnya digunakan untuk mendukung pembangunan infrastruktur strategis nasional.
Melalui pelaksanaan kegiatan ini, pemerintah berkomitmen menjamin proses pengadaan tanah berlangsung secara transparan, akuntabel, adil, dan memberikan kepastian hukum bagi seluruh pihak yang berkepentingan. Pembangunan akses Jalan Tol Lubuk Alung–Simpang Tarok City diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar mobilitas masyarakat dan distribusi barang, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Provinsi Sumatera Barat.
Kanwil BPN Provinsi Sumatera Barat akan terus memperkuat koordinasi dan kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan agar setiap tahapan pengadaan tanah dapat berjalan lancar, tepat waktu, serta memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat dan pembangunan nasional.
RIA


0 Komentar