Penderita Stroke 3 Tahun di Padang Mengadu Sulit Dapat Bantuan Sosial


KAWASANSUMBAR.COM

Padang | (sumbar) Padang, 8 Juli 2026 – Bapak Dedi Zandra (54 tahun), warga Kelurahan Banuaran, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, menyampaikan keluhan mendesak terkait kesulitan mendapatkan bantuan sosial setelah menderita penyakit stroke selama tiga tahun terakhir.

Bapak Dedi yang beralamat di Perumahan Banuaran Blok F1 Nomor 15, menjelaskan bahwa sejak terserang stroke tiga tahun lalu, ia sudah tidak bisa beraktivitas secara normal. Sebelum sakit, ia bekerja sebagai buruh lepas tanpa penghasilan tetap, sehingga kondisi kesehatannya yang menurun drastis membuat sumber pendapatan keluarga terputus sepenuhnya.

"Saya sudah tiga tahun tidak bisa bekerja dan bergerak bebas. Karena KTP saya tertulis sebagai buruh lepas tanpa penghasilan tetap, saya sangat berharap perhatian pemerintah agar kebutuhan hidup dan biaya pengobatan saya bisa terbantu," ujar Bapak Dedi.

Ia bercerita bahwa pada hari ini, sekitar pukul 14.00 WIB, ia menemui Kepala Kelurahan Banuaran, Bapak Devrison beserta staf untuk menyampaikan permohonan bantuan sosial yang diselenggarakan pemerintah. Namun sayangnya, permohonan tersebut ditolak dengan alasan yang belum jelas, salah satunya disebut "menunggu kondisi sehat dulu" – hal yang mustahil mengingat kondisinya yang sedang sakit kronis.

Bapak Dedi memohon kepada Pemerintah Kota Padang, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, hingga Pemerintah Pusat untuk meninjau kembali kasusnya. Ia berharap program bantuan sosial pemerintah benar-benar tepat sasaran, termasuk bagi warga yang sakit parah, lansia, dan tidak memiliki kemampuan ekonomi lagi seperti dirinya.

"Sebagai warga negara yang sedang berjuang melawan penyakit, saya berharap aspirasi kami didengar. Tolong berikan kesempatan kami mendapatkan bantuan yang menjadi hak warga kurang mampu," harapnya dengan suara terbata-bata.

Sampai berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari Pemerintah Kelurahan Banuaran maupun Dinas Sosial Kota Padang terkait penolakan permohonan tersebut. Keluarga dan warga sekitar berharap pihak berwenang segera melakukan verifikasi lapangan dan memberikan solusi yang adil bagi Bapak Dedi Zandra.

Pesan Pembaca

Bagi pihak yang berwenang, relawan, maupun dermawan yang ingin membantu atau menindaklanjuti keluhan ini, dapat menghubungi langsung kediaman Bapak Dedi Zandra di alamat:

Perumahan Banuaran Blok F1 Nomor 15, Kelurahan Banuaran, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, Sumatera Barat.

 #Adtara

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar

Selamat datang di Website www.kawasansumbar.com, Terima kasih telah berkunjung.. tertanda, Pimred: Adrianto