KAWASANSUMBAR.COM
Pasaman Barat,|(Sumbar) Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Ny. Erisa dampingi Ketua TP-PKK Pasbar Ny. Sifrowati Yulianto, bersama Bupati Yulianto bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menanam 387 bibit pohon buah di kawasan Hutan Kota Padang Tujuh, Kamis (29/10). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya revitalisasi hutan kota untuk memperkuat fungsi ekologis sekaligus meningkatkan daya tarik kawasan sebagai ruang terbuka hijau, sarana edukasi, dan rekreasi masyarakat.
Penanaman tersebut melibatkan Sekretaris Daerah Pasbar Doddy San Ismail, Ketua TP-PKK Pasbar Ny. Sifrowati Yulianto, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Ny. Erisa Doddy San Ismail, Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, Kepala Kejaksaan Negeri Tjut Zelvira Nofani, Kepala dinas Lingkungan hidup Natran Hanri.S.Hut didampingi Istri Ny. Ilsa Alfiyanti dan unsur Forkopimda, instansi vertikal, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta pemangku kepentingan terkait.
Bupati Yulianto menjelaskan, kawasan Hutan Kota dan taman satwa yang dibangun pada 2017 merupakan aset strategis daerah yang dirancang sebagai paru-paru kota sekaligus sarana edukasi dan rekreasi bagi masyarakat. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, pengembangannya belum optimal akibat keterbatasan sumber daya, pengelolaan, dan kapasitas operasional.
“Sebagai pemerintah daerah, kita tidak boleh membiarkan kondisi ini berlarut-larut. Kita tidak boleh membiarkan aset strategis daerah yang berfungsi sebagai penyeimbang ekosistem terbengkalai tanpa memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegas Yulianto.
Menurutnya, penanaman pohon buah dipilih karena memiliki beragam manfaat, mulai dari menambah daya tarik rekreasi edukatif, memberikan nilai ekonomis dan sumber pangan, hingga mendukung keberlanjutan ekosistem.
Yulianto meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bersama perangkat daerah teknis terkait memastikan seluruh bibit yang ditanam dirawat dan dipelihara secara berkala agar dapat tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat jangka panjang.
Sementara itu, Kepala DLH Pasbar Natran mengatakan, hutan kota memiliki peran strategis dalam menjaga keseimbangan ekosistem di tengah perkembangan kawasan perkotaan. Namun, tantangan yang dihadapi tidak hanya berkaitan dengan kondisi vegetasi, tetapi juga rendahnya minat masyarakat untuk berkunjung.
“Untuk mengubah tantangan tersebut menjadi peluang, revitalisasi menjadi langkah yang harus segera dilakukan. Revitalisasi ini dirancang untuk menata kembali lanskap dan zonasi pemanfaatan kawasan hutan kota agar fungsi ekologis dan sosialnya dapat berjalan berdampingan,” ujarnya.
Sebanyak 387 bibit pohon buah dari berbagai jenis ditanam dalam kegiatan tersebut. Bibit itu meliputi enam jenis durian, jambu kristal, jambu air, duku, tiga jenis lengkeng, tiga jenis rambutan, tiga jenis alpukat, tujuh jenis mangga, manggis, matoa, tiga jenis nangka, sirsak, petai, dan jengkol.
#Sutan


0 Komentar